French (Fr)Bahasa Indonesia
CCCL Komunikasi Pojok Pers Sirkus Kontemporer
Sirkus Kontemporer Cetak

« Paï Saï »
oleh Compagnie Chant de balles
Jumat, 25 Juni 2010, pk. 19.00
Gedung Cak Durasim - Jl. Gentengkali 85 Surabaya


Selain bekerjasama pada penyelenggaraan seni musik di kebunnya, CCCL, dalam rangka « Festival Festival Musim Semi Prancis 2010 » di Surabaya, juga bekerjasama dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur menyajikan seni pertunjukan kontemporer, dengan mempersembahkan pentas musical juggling « Paï Saï » oleh compagnie Chant de balles dari Prancis. Pentas ini akan digelar pada Jumat, 25 Juni pk. 19.00 di Gedung Cak Durasim. Acara terbuka untuk umu dan tidak memungut biaya.


-------

Vincent de Lavenère dan Dedikasinya pada Musical juggling

Sejak hampir 20 tahun, Vincent de Lavenère (baca : vangsong de lavener, dengan ’er’ seperti konser) tak berhenti mengembangkan sebuah konsep yang partikuler : musical juggling. Akar dari dunia artistiknya dapat ditemukan pada warisan budaya dan musikal Prancis. Tradisi, baginya bukan hanya sebagai inspirasi, namun menjadi aktor dalam performance, yang memungkinkan untuk mengisi, memperkaya juga mengembangkan bahasa partikuler musical juggling ini.


Lulus dari CNAC (Pusat Seni Sirkus Nasional) pada tahun 1992 dan meraih medali perunggu pada « Festival Internasional Sirkus Masa Depan » (World Festival of the Circus of Tomorrow), pada tahun 1995 di Paris, Vincent de Lavenère Setelah tampil selama 10 tahun pada pertunjukan Madrigalesques Comedies, Cri du caméléon dan tampil juggling pada Circus of Large Celestial di Paris. Ia lalu mendirikan compagnie Chant the balls (Songs of Balls) untuk mengeksplorasi musical juggling. Salah satu pendiri dan direktur artistik Sekolah Sirkus di Lescar (64) selama sekitar 10 tahun ini juga mengajar secara berkala di National Center for Circus Arts di Châlons, Champagne sejak tahun  2000.
”Baru-baru saja, juggling dibuat naskahnya, tapi untuk menulisnya, haruslah belajar mendengarkan agar membuatnya memikat. Namun, apa yang didengar dari juggling ? Musik yang saling memandang ? Gerakan yang saling mendengarkan ?  Apa imajinasi yang timbul oleh musikalitas juggling ?” -Vincent Delavenère


Paï Saï
Vincent de Lavenère berbagi dunia khasnya melalui musical juggling kepada kita dalam  pertunjukan Paï Saï (2005), yang dibuat berdasarkan riset etnomusikologi di Laos. Judul pertunjukan memberikan ilustrasi datang-pergi yang berkesinambungan antara 2 tradisi: dalam bahasa Laos, Paï Saï berarti kau hendak ke mana ? sedangkan kata saï pada dialek Béarn artinya datang. Paï Saï merupakan sebuah pertunjukan yang mana suara datang dan pergi, dan gambaran juggling terletak pada suara dan imajinasi yang ditampilkan.
Diperkaya dengan rekaman musikal dari Laos (Vincent de Lavenère mengajar di Sekolah Nasional Sirkus di Vientiane antara 1992 dan 2006), dan gambar-gambar real-time yang dibidik dari panggung, arsitektur tata suara tercipta dengan evolusi yang menakjubkan.
Sang artis mengajak kita juggling dengan 8 bola dan koreografi suara, melalui dunia penuh canda yang membuai ke alam mimpi dan puitis...

Karya compagnie Chant de balles :
-    Le Chant des Balles, (2000)
-    Girouette pour jardin (2002)
-    Paï Saï (2004) mempertemukan antara Barat dan Timur, melalui musical juggling, menciptakan sebuah bahasa dan teknik juggling yang partikuler
-    Jongle d’oc (2008)

www.vincentdelavenere.com


“Festival Musim Semi Prancis 2010“ terselenggara berkat dukungan dan kerjasama :
Sheraton Hotel & Towers / CCE / Accor / Carrefour / Nippon Paint / IFCCI / Eternit Gresik / TOTAL / Alstom / SDV
Kementrian Luar Negeri Prancis dan Eropa (MAEE) / CulturesFrance / Printemps français en Asie / Kedutaan Besar Prancis / IRD / Fête de la musique / Pemerintah Provinsi Jawa Timur / Pemerintah Kota Surabaya / AEIF Jawa Timur / Foreplay / Classicorp / Globalappleworks / Kertajaya Digital / Butawarna / MHTV / Hard Rock FM / Trijaya FM / Citymagz
 

Facebook Page: 1828362925 Twitter: ccclsurabaya

IFI Surabaya Copyright 2012
admin : ringdiamonds, solarcells