French (Fr)Bahasa Indonesia
CCCL Communication Presse Pameran Foto - Diskusi - Workshop « Surabaya Tanpa Batas »
Pameran Foto - Diskusi - Workshop « Surabaya Tanpa Batas »
There are no translations available.

 

Bulan Fotografi 2011


surabayatanpabatasPOSTCARD_k

 

Pameran Fotografi – Diskusi – Workshop
« Surabaya Tanpa Batas »

Oleh :

Matanesia community

(Aftonun Nuha, Artika Farmita, Bobby Noviarto, Budi Irawan, Giri Prasetyo, Mamuk Ismuntoro, Nugroho Tri Hamdani, Wirawan Dwi),
Marie Jo Stevens & Agus Suparta

6 - 20 Desember 2011
Galeri CCCL, Jl. Darmokali 10 Surabaya

Pembukaan & Diskusi: Selasa, 6 Desember, pk. 18.30

JUMPA PERS : Senin, 5 Desember 2011, pk. 13.00 di CCCL



Setelah beberapa acara ‘Bulan Fotografi’ (pameran foto “Comfort Women” bersamaan dengan  pameran foto Tshirt dan lomba desain/photo di T-Shirt), menyusul sebagai acara pamungkas kami adalah pameran fotografi berjudul “Surabaya Tanpa Batas” yang dipersembahkan oleh komunitas pecinta fotografi Surabaya, Matanesia, dengan partisipasi Marie Jo Stevens (etnofotografer Prancis) dan Agus Suparta (fotografer freelance). Pameran yang digelar di galeri CCCL akan dibuka pada Selasa, 6 Desember mendatang, pk. 18.30. Pembukaan pameran dilanjutkan dengan diskusi bersama para peserta pameran. Acara ini juga dimeriahkan dengan workshop yang digelar pada 7 – 8 Desember di CCCL.



Peserta Pameran

Diprakarsai komunitas Matanesia yang menggagas projek bertema ”Surabaya Tanpa Batas”, CCCL yang merayakan semangat fotografi di ‘Bulan Fotografi’, ‘menjodohkan’ Matanesia dengan 2 pecinta fotografi lain, Marie Jo Setevens dan Agus Suparta. Matanesia yang memiliki visi sama dengan Marie Jo Stevens dan Agus Suparta, sepakat untuk pameran bersama dengan tetap mengusung semangat ‘Surabaya Tanpa Batas’. Jadilah pameran ini diramaikan oleh 7 fotografer & 1 videografer dari Matanesia, yaitu : Aftonun Nuha, Artika Farmita, Bobby Noviarto, Budi Irawan, Giri Prasetyo, Mamuk Ismuntoro, Nugroho Tri Hamdani, Wirawan Dwi, bersama dengan Marie Jo Stevens dan Agus Suparta.



Project Fotografi “Surabaya Tanpa Batas”

Surabaya lebih sering digambarkan sebagai kota industri dan pelabuhan yang sibuk. Padahal daya tarik sejarah dan budaya kota ini amat menawan hati. Jika kita mau memperhatikan lebih jauh, banyak sisi-sisi menarik -yang terkadang warga kotanya tidak menyadari atau bahkan tidak mengetahuinya- yang menarik dari Surabaya. Kota ini kompleks dengan tradisi Jawa, Madura, China, yang masing-masingnya memberi warna dan kekhasan kota. Perkembangan kota yang dinams, dengan cepat menggantikan posisi kampung sebagai salah satu ciri khas kota yang toleran, terbuka dan dinamis. Meski demikian, kota ini masih menyimpan beragam pesona.

Masing-masing peserta pameran, 9 fotografer & 1 videografer, menorehkan kesan pribadi mereka terhadap kota kelahiran maupun tempat tinggal mereka ini.

Foto-foto di pameran ini akan mengangkat di antaranya : Wajah Utara Surabaya, Kampung di Balik Mal, Kampung Jajan, Jejak Islam di Surabaya, Sisa Lahan Kota, Jejak Kampung Seni, Riwayat Ikon Kota, Sejarah Pecinan Surabaya.

Membedah kota ini, semakin kita menjelajah ke dalamnya, melampaui masa lalu, kekayaan sejarah dan budayanya seakan tiada batas untuk digali, sedangkan membahas perkembangannya hingga masa mendatang pun seakan tiada batas, karena kota ini akan terus bertumbuh...

(diolah kembali dari proposal Matanesia)



Workshop Fotografi, 7 – 8 Desember

Workshop terbuka bagi para pecinta fotografi. Materi yang akan diberikan seputar fotografi jurnalistik dan etnofotografi. Tempat terbatas dan tidak dipungut biaya. Para fotografer yang berpameran akan memandu workshop 2 hari ini. Setelah dibekali pengarahan mengenai fotografi, mereka akan hunting di lapangan.

Info/pendaftaran workshop : Cette adresse email est protégée contre les robots des spammeurs, vous devez activer Javascript pour la voir. atau Cette adresse email est protégée contre les robots des spammeurs, vous devez activer Javascript pour la voir.

Hasil workshop akan ditampilkan pada presentasi hasil workshop Kamis, 8 Desember pk. 16.00 di CCCL. Siapa saja dapat menyaksikan presentasi ini. Di akhir presentasi, kami akan mengumumkan pemenang Lomba Desain di atas T-Shirt bertema Prancis kontemporer dalam rangka ’Bulan Fotografi’ 2011.

------

Komunitas Matanesia

Dibentuk tahun 2006, Matanesia memiliki misi berbagi pengalaman dan pengetahuan fotografi, terutama jurnalistik. Saat itu, basis komunitas yang kerap bekerjasama dengan Matanesia adalah kalangan perguruan tinggi di Surabaya & sekitarnya.
Kini, aktivitas fotografi berbasis komunitas juga digelar di tempat umum (kafe, institusi swasta). Matanesia terbuka bagi semua kalangan, baik pelaku maupun pengamat & penikmat fotografi.
Di antara anggota komunitasnya yang kian bertambah, 8 orang menampilkan karya di pameran ”Surabaya Tanpa Batas” : Aftonun Nuha, Artika Farmita, Bobby Noviarto, Budi Irawan, Giri Prasetyo, Mamuk Ismuntoro, Nugroho Tri Hamdani dan Wirawan Dwi.


Marie Jo Stevens

Lahir di Swiss & besar di Prancis. Tinggal di Indonesia sejak 3 tahun lalu. Berlatar pendidikan sejarah seni dan sinema (audio viusal), ia menyukai pendekatan etnofotografi untuk menyelami kehidupan dan kebudayaan, di Prancis maupun di Indonesia.


Agus Suparta

Fotografer freelance yang memiliki minat tinggi terhadap seni. Selain memotret dengan pendekatan humanis, ia juga senang melukis.

 

Facebook Page: 1828362925 Twitter: ccclsurabaya

IFI Surabaya Copyright 2012
admin : ringdiamonds, solarcells