|
|
| |
|
|
|
|
| |
Musik |
|
|
|
| |

|
|
BAL JAMAICAIN! MARI BERGOYANG!
Evolusi dari ska dan rocksteady, reggae mendapati akarnya pada
musik-musik Karibia seperti mento dan calypso, juga dipengaruhi
oleh rythm & blues, jazz dan soul (musik Amerika yang kemudian
menjadi sangat digemari di Jamaika).
Di antara pengaruh-pengaruh tersebut terdapat pula musik-musik
Afrika, pergerakan rasta dan nyabinghi chants (nyanyian nyabinghi),
menggunakan Burru Afrika (tambur) yang dibawa oleh budak-budak
Jamaika. Perpaduannya tak hanya berhenti di situ : di dunia
saat ini sejumlah gaya terinspirasi, terpadu ataupun mengambil
style dari reggae. Reggae hari ini merupakan musik universal,
seperti yang diharapkan oleh sang duta besar, Bob Marley. Prancis
juga memiliki duta-duta kontemporer yang beraliran reggae old
school, mento, rocksteady atau bahkan dub gegap gempita yang
ditawarkan oleh label indie luar biasa, ‘Jarring Effects’.
Reggae telah menyeberangi lautan dan melewati masa panjang sejak
pertamakali kemunculannya pada akhir tahun 60-an hingga masuk
ke Indonesia, dan akhirnya hadir di kebun CCCL. Kaki-kaki Anda
yang terhipnotis nantinya akan membuat Anda tak tahan dan ikut
berdansa ! Goyangkan badan ke mana Anda suka ! Hingga pagi menjelang
bersama aroma reggae yang terus mengikuti Anda hingga ke tempat
tidur !
Mari Bergoyang ! Express yourself !

|
|
| |
Vibrations – Etape Dub
Rasta Revolution (SBY), Criminal Cat Dub (SBY),
Heavy Monster (SBY), Suku Dalu (SBY), Gold Monkey ( SBY) &
Tropical Forest (SBY)
|
| |
Jumat, 30 Januari, PK. 19.00
Kebun CCCL - SBY |
|
|
|
|
|
|

|
|
|
|